Lewat Sports Week, Accor Bangun Budaya Kerja Sehat di Industri Perhotelan

Lewat Sports Week, Accor Bangun Budaya Kerja Sehat di Industri Perhotelan
Lewat Sports Week, Accor Bangun Budaya Kerja Sehat di Industri Perhotelan

Jakarta, Businessreview.id – Olahraga semakin banyak ditempatkan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk membangun budaya kerja yang lebih sehat. Pendekatan itu turut diterapkan Accor melalui penyelenggaraan Accor Sports Week 2026 yang melibatkan lebih dari 600 karyawan hotel.

Kompetisi olahraga dua tahunan tersebut diikuti karyawan dari 41 hotel jaringan Accor di Jakarta dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan dibuka di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, pada 30 September 2026 dan berlangsung hingga 14 November 2026.

Mengusung tema “Be ALL You Are, Enjoy and Feel Valued”, kegiatan ini menghadirkan lima cabang olahraga, yakni mini soccer, bulu tangkis, biliar, bola basket, dan lari lima kilometer.

Pilihan cabang tersebut mencerminkan perkembangan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Bulu tangkis dan mini soccer masih mempertahankan karakter olahraga komunitas, sedangkan lari 5K semakin populer karena relatif mudah diikuti oleh peserta dengan tingkat kebugaran berbeda.

Di lingkungan bisnis, aktivitas olahraga bersama tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Kegiatan semacam ini dapat menjadi medium interaksi antarkaryawan yang jarang bertemu karena bekerja di hotel dan bagian operasional berbeda.

Membangun Interaksi Lintas Hotel

Peserta Accor Sports Week disebut sebagai Heartist, istilah yang digunakan Accor bagi para karyawannya. Sebutan itu menggabungkan kata heart dan artist, yang menggambarkan kepedulian serta kreativitas dalam memberikan pelayanan di industri perhotelan.

Karakter bisnis hotel membuat kualitas pelayanan sangat bergantung pada koordinasi antarkaryawan. Operasional kamar, makanan dan minuman, pemasaran, keamanan, hingga pelayanan tamu tidak dapat berjalan sebagai fungsi yang sepenuhnya terpisah.

Karena itu, kompetisi olahraga beregu dapat menjadi ruang untuk melatih komunikasi dan koordinasi di luar struktur kerja formal. Karyawan dari berbagai properti juga memperoleh kesempatan membangun jejaring internal yang lebih luas.

Bagi perusahaan dengan banyak hotel dan merek, hubungan lintas properti menjadi penting. Budaya kerja yang hanya tumbuh pada masing-masing hotel berisiko menciptakan organisasi yang terfragmentasi, meskipun seluruhnya berada dalam jaringan yang sama.

Accor Sports Week dapat dibaca sebagai salah satu instrumen untuk mempertemukan tenaga kerja dari berbagai properti dalam satu identitas perusahaan.

Baca Juga: 69 Persen Gen Z dan Milenial Utamakan Harga Saat Memilih Co-living

Kebugaran Menjadi Bagian dari Bisnis Hospitality

Industri perhotelan memiliki karakter kerja yang berbeda dari pekerjaan kantor pada umumnya. Sebagian karyawan bekerja dengan sistem pembagian waktu, berdiri dalam durasi panjang, melayani tamu secara langsung, dan menghadapi perubahan tingkat kesibukan setiap hari.

Kondisi tersebut membuat kesehatan fisik, pengelolaan stres, dan kekompakan tim berpengaruh terhadap konsistensi pelayanan. Program kebugaran karyawan pada akhirnya tidak hanya menjadi agenda sumber daya manusia, tetapi juga berkaitan dengan operasional bisnis.

Namun, kompetisi olahraga berkala tidak dapat menggantikan kebijakan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh. Dampaknya baru bermakna apabila disertai pengelolaan beban kerja, waktu istirahat, perlindungan kesehatan, serta lingkungan kerja yang aman dan suportif.

Accor menyebut penyelenggaraan Sports Week sebagai bagian dari komitmen terhadap kesejahteraan karyawan dan penguatan sinergi tim. Kompetisi akan berlangsung hingga pertengahan November dengan mempertemukan lebih dari 600 peserta dari hotel-hotel di Jakarta dan kawasan sekitarnya.

Baca Juga: Ajak Publik Membaca Kembali Relasi Manusia dan Alam, ARTOTEL Cibubur Gelar Pameran Immanence Yahya Rifandaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here