Ammann Perkuat Bisnis Mesin Konstruksi dan Modernisasi Pabrik Aspal di Indonesia

Ammann Perkuat Bisnis Mesin Konstruksi dan Modernisasi Pabrik Aspal di Indonesia
Ammann Perkuat Bisnis Mesin Konstruksi dan Modernisasi Pabrik Aspal di Indonesia

Jakarta, Businessreview.id — Perusahaan teknologi konstruksi asal Swiss, Ammann, memperkuat bisnisnya di Indonesia melalui penyediaan instalasi pencampur aspal dan beton, mesin konstruksi, teknologi otomasi, serta layanan modernisasi fasilitas produksi.

Tidak hanya menawarkan instalasi baru, perusahaan yang berdiri sejak 1869 itu juga membidik pasar retrofit atau peningkatan teknologi pada pabrik aspal yang telah beroperasi. Strategi tersebut memungkinkan pemilik fasilitas memperbarui komponen utama tanpa harus mengganti seluruh instalasi.

Ammann menyatakan solusi modernisasi dapat diterapkan pada instalasi produksinya sendiri maupun peralatan buatan produsen lain.

“Ammann memodernisasi instalasi pencampur aspal yang telah beroperasi melalui peningkatan burner dan sistem kendali,” demikian keterangan perusahaan dalam profil bisnisnya di Indonesia yang diterima redaksi.

Salah satu proyek retrofit yang telah dijalankan di Indonesia adalah penggantian burner dan sistem kendali pada instalasi pencampur aspal Marini MCP 140P. Dalam proyek berkode RA-89312/89363 tersebut, Ammann memasang burner buatannya serta sistem kendali as1.

Sistem as1 digunakan untuk mendukung operasional instalasi dan mengolah data produksi. Menurut perusahaan, teknologi tersebut dirancang untuk membantu pengguna meningkatkan efisiensi, menjaga konsistensi mutu produk, serta mengoptimalkan pemakaian material dan energi.

Selain retrofit, portofolio Ammann mencakup instalasi pencampur aspal dan beton, mesin pemadat tanah dan aspal, peralatan pemadatan ringan, serta mesin penghampar aspal.

Baca Juga: Samsung dan Telkom Jajaki Solusi Digital Terintegrasi untuk Pasar Enterprise

Terlibat dalam Proyek Trans-Jawa

Di Indonesia, instalasi Ammann telah digunakan dalam pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. PT Sumber Mitra Jaya, misalnya, menggunakan Ammann ABC 180 SolidBatch untuk mengerjakan salah satu ruas Jalan Tol Trans-Jawa.

Kontraktor yang berbasis di Jakarta tersebut sebelumnya juga menggunakan instalasi Ammann JustBlack pada sejumlah proyek di luar Pulau Jawa. Perusahaan kemudian kembali memilih teknologi Ammann dengan pertimbangan keandalan peralatan dan mutu campuran aspal yang dihasilkan.

BAca Juga: TRINLAND dan Artotel Group Perkuat Kolaborasi, Siapkan Pengelolaan Hotel di Collins Boulevard

Untuk mendukung pelanggannya di Indonesia, Ammann bekerja sama dengan distributor lokal PT Multicrane Perkasa. Layanan yang disediakan meliputi konsultasi teknis, penyediaan suku cadang asli, kalibrasi, pemeliharaan preventif dan korektif, pemeriksaan sistem kelistrikan dan filter, serta pelatihan operator.

Model bisnis tersebut menunjukkan bahwa Ammann tidak hanya mengejar penjualan peralatan baru. Perusahaan juga membangun sumber pendapatan dari layanan purnajual, suku cadang, perangkat otomasi, dan modernisasi instalasi selama masa operasional mesin.

Namun, profil perusahaan belum mengungkap jumlah instalasi yang beroperasi, nilai penjualan, besaran investasi, ataupun pangsa pasar Ammann di Indonesia. Data tersebut menjadi penting untuk mengukur posisi riil perusahaan di tengah persaingan produsen mesin konstruksi dari Eropa, Jepang, India, dan Tiongkok. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here