Kamar Tipe Mezzanine Cove Tumbuh 65 Persen Sepanjang 2026, Solusi Ruang Hunian Terbatas di Kota

Kamar Tipe Mezzanine Cove Tumbuh 65 Persen Sepanjang 2026, Solusi Ruang Hunian Terbatas di Kota
Kamar Tipe Mezzanine Cove Tumbuh 65 Persen Sepanjang 2026, Solusi Ruang Hunian Terbatas di Kota

Jakarta, Businessreview.id – Ketika luas tanah di perkotaan semakin terbatas, penghuni dan pendatang di kota mulai beralih ke hunian vertikal. Konsep vertikal ini tidak hanya berlaku pada bangunan, tetapi juga pada interior kamar, salah satunya melalui desain mezzanine. Tipe kamar ini kian banyak ditemui di hunian co-living berkat kemampuannya memaksimalkan fungsi ruang terbatas, serta visual yang juga menarik mata.

Sejalan dengan hal ini, Cove, penyedia hunian co-living modern berbasis komunitas, mencatat jumlah kamar tipe mezzanine dalam jaringannya tumbuh 65 persen sepanjang 2026.

“Desain kamar mezzanine itu tidak hanya cantik secara visual, tapi juga memberikan ruang tambahan, terutama dalam konteks kamar co-living. Dengan mezzanine, penghuni mendapatkan zona terpisah untuk berbagai kegiatan, tanpa harus naik ke tipe kamar yang lebih tinggi. Efektivitas desain ini menjadi solusi yang menarik baik bagi penghuni maupun pemilik co-living, terlihat dari jumlah kamar mezzanine kami yang terus berkembang setiap tahunnya dengan rata-rata okupansi sebesar 80 persen,” ungkap Rizky Kusumo, Country Director of Investment, Cove kepada businessreview.id di Jakarta.

Kamar Mezzanine Cove Tumbuh Lima Kali Lipat dalam Tiga Tahun

Mezzanine adalah lantai tambahan yang dibangun antara lantai dan plafon, memanfaatkan ketinggian ruang yang biasanya tidak terpakai tanpa harus mengubah rangka bangunan. Desain ini mulai banyak digunakan di hunian-hunian yang menyewakan kamar, seperti co-living atau kost, termasuk di Cove.

Dalam kurang dari tiga tahun terakhir, jumlah kamar tipe mezzanine di seluruh jaringan properti Cove telah tumbuh lebih dari lima kali lipat, dan pertumbuhannya masih berlanjut hingga sekarang. Sepanjang 2026, jumlahnya naik 65 persen, sehingga 4 dari 10 kamar mezzanine Cove saat ini merupakan unit yang baru diluncurkan tahun ini.

Popularitas desain ini tidak tanpa alasan. Umumnya, penghuni yang menginginkan ruang lebih untuk beraktivitas harus memilih tipe kamar yang lebih besar. Namun, dengan memanfaatkan ruang secara vertikal, desain mezzanine mampu menghadirkan dua ruang dalam satu kamar, memisahkan area tidur di atas dari ruang berkegiatan di bawahnya.

Kamar mezzanine Cove di Jakarta umumnya hanya berukuran 13,5 m², sedikit lebih besar dari satu lahan parkir mobil, tetapi dapat mengakomodasi lebih banyak kegiatan dibandingkan kamar biasa dengan ukuran serupa. Karakter ini membuatnya relevan untuk kamar berukuran ringkas, terutama di kota dengan lahan terbatas seperti Jakarta, yang menyumbang mayoritas kamar mezzanine Cove (71 persen).

Baca Juga: Solusi Baitullah Indonesia Minta Pengawasan Agen Umrah Diperketat

Desain yang Menarik Perhatian, Minat Daring dan Okupansi Ikut Terjaga

Selain efisiensi dalam penggunaan ruang, kamar mezzanine juga memiliki daya tarik visual tersendiri di mana kamar mezzanine sudah ‘laku’ bahkan sebelum dihuni. Lantai bertingkat, tangga, dan plafon yang tinggi menjadi elemen dekoratif bawaan yang fotogenik, sehingga kamar tampil modern dan berkarakter tanpa memerlukan banyak ornamen.

Di kanal digital yang serba visual, hal ini menjadi keunggulan tersendiri. Pada Januari hingga September 2026, kunjungan ke laman kamar mezzanine di situs Cove naik 56 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, hampir dua kali lipat pertumbuhan kunjungan semua tipe kamar Cove (29 persen). Pola ini juga terlihat di tingkat properti. Di Cove Arleyta, Bandung, kamar tipe mezzanine langsung menjadi yang paling banyak dilihat sejak diluncurkan pertengahan 2026, meski porsinya hanya satu dari sembilan tipe kamar yang tersedia.

Baca Juga: Di Tengah Tekanan Industri Semen, SBI Perkuat Transparansi dan Tata Kelola

Cove melihat bahwa di sejumlah properti, mezzanine tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk efisiensi penggunaan ruang, namun juga mengelevasi desain kamar agar terlihat lebih menonjol. Di Cove Anantaha, Bali, desain mezzanine tampil dalam format vila dua lantai dengan kolam renang pribadi, dan mencatat rata-rata okupansi 100 persen sejak beroperasi.

Sementara di Cove Estoria, Jakarta, desain mezzanine menghadirkan suasana layaknya rumah utuh bagi pasangan dengan area dapur, makan, dan ruang tamu yang terpisah dari ruang tidur, dan mencatat rata-rata okupansi 80 persen sejak beroperasi.

“Bagi pemilik bangunan, desain mezzanine menawarkan dua keuntungan sekaligus: ruang yang termanfaatkan secara optimal, serta tampilan yang menarik perhatian calon penghuni. Ke depannya, kami melihat mezzanine akan terus menjadi solusi desain kamar yang efektif, terutama di kota-kota yang lahan huniannya semakin terbatas,” tutup Rizky. (*)

Baca Juga: TRINLAND dan Artotel Group Perkuat Kolaborasi, Siapkan Pengelolaan Hotel di Collins Boulevard

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here