
Tangerang, businessreview.id — Tantangan iklim tropis di Indonesia yang cenderung lembap sering kali memicu kerusakan dinding hunian, seperti munculnya jamur dan pelapukan dinding semen konvensional. Merespons problem tersebut, PT Golden Roof Polymer menghadirkan inovasi material interior berbahan Polyvinyl Chloride (PVC) yang diklaim tahan rayap, tahan air, serta memperlambat penyebaran api (anti-fire). Langkah inovasi ini dipamerkan dalam ajang IndoBuildTech Expo 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang (8–12 Juli 2026).
Marketing Supervisor PT Golden Roof Polymer, Lika Uma Adila, mengungkapkan bahwa dalam gelaran pameran tahun ini, perusahaan meluncurkan dua lini produk interior teranyar untuk pasar domestik, yakni plin lantai dan papan dinding (wallboard) berukuran lebar 40 sentimeter.
“Kehadiran dua produk baru ini menjadi sorotan utama kami, mengingat produk-produk dekoratif lainnya sudah rutin kami perkenalkan dalam keikutsertaan di IndoBuildTech selama empat tahun terakhir,” ujar Lika saat ditemui Businessreview di area pameran, Rabu, 9 Juli 2026.
Keunggulan Substitusi Impor dan Substitusi Harga Tinggi
Lika menjelaskan, peluncuran plin lantai dan wallboard 40 sentimeter ini membawa misi substitusi produk impor serta memberikan alternatif harga yang jauh lebih kompetitif bagi konsumen. Selama ini, ketersediaan produk plin lantai di pasar Indonesia didominasi oleh importir, sehingga membuat siklus pasokan menjadi lama karena sistem inden.
“Keunggulan kami adalah memproduksinya secara mandiri di dalam negeri. Dengan status produk lokal, kami menjamin fleksibilitas pemenuhan motif dan kuantitas berapa pun yang diminta pasar tanpa kendala waktu pengiriman,” kata Lika.
Hal serupa juga mendasari produksi wallboard ukuran 40 sentimeter. Menurut Lika, produsen lokal yang mampu mencetak papan dinding dengan spesifikasi lebar tersebut masih sangat terbatas dan bisa dihitung dengan jari. Keterbatasan produsen lokal ini membuat harga wallboard 40 sentimeter di pasaran umumnya dibanderol cukup tinggi.
“Kami memutus tren tersebut dengan memproduksi wallboard berkualitas bintang lima namun dengan harga di bawah standar pasar. Strategi harga ekonomis ini sengaja kami ambil untuk menarik konsumen yang selama ini mendambakan dinding elegan tetapi terbentur harga yang mahal,” tuturnya.
Ekspansi ke Proyek Publik Melalui Sertifikasi Ramah Lingkungan
Meski baru saja diluncurkan secara resmi, ekspansi pasar untuk produk wallboard ini diklaim mulai merambah sektor fasilitas publik. PT Golden Roof Polymer mencatat produk anyar ini telah berhasil masuk ke proyek-proyek bangunan sekolah hingga koridor rumah sakit yang membutuhkan dinding dengan warna putih polos bersih.
Penetrasi ke sektor fasilitas kesehatan dan pendidikan tersebut dimungkinkan karena seluruh lini produk perusahaan telah mengantongi sertifikasi standardisasi mutu ISO serta lulus uji laboratorium terkait keamanan bahan baku dan aspek ramah lingkungan (sustainability). Sebelum dilepas ke pasar, setiap varian produk wajib melewati pengujian ketat terkait ketahanan material dan keamanan jangka panjang bagi kesehatan penghuni ruang.
Baca Juga: Jaga Kas Negara, Menkeu Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL
Secara korporasi, PT Golden Roof Polymer yang mengusung identitas merek serba “Golden”—seperti Golden Platform untuk produk plafon dan Golden Vinyl—kini telah mengoperasikan dua pabrik mandiri di dalam negeri yang telah berjalan selama 10 tahun. Satu pabrik dikhususkan untuk memproduksi lini plafon PVC, sementara pabrik kedua difokuskan pada produk interior dekoratif.
Lika menambahkan bahwa meski perusahaan awalnya berfokus pada produksi atap (Aman Roof), dinamika permintaan pasar dari para aplikator renovasi rumah justru membuat produk plafon dan interior mengalami pertumbuhan permintaan (booming) yang jauh lebih pesat.
“Bagi masyarakat yang menghadapi masalah dinding berjamur atau lembap karena faktor iklim, ini saatnya meningkatkan mutu dinding dengan material PVC. Dengan biaya yang ekonomis dan ketahanan jangka panjang, ruangan sudah bisa terlihat cantik dan elegan,” pungkas Lika. (*)




