Jakarta, businessreview.id – Produsen teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics Indonesia, kembali memperkuat penetrasi pasar smartphone kelas menengah dengan menonjolkan kemampuan produktivitas pada lini produk teranyarnya, Samsung Galaxy A57 5G. Langkah ini diambil sebagai respons korporasi terhadap meningkatnya tren pembuatan konten digital di kalangan generasi muda saat mengisi masa liburan.
Samsung berupaya memangkas hambatan kreatif (creative pain points) yang kerap dialami para kreator konten, seperti proses penyuntingan yang rumit karena harus berpindah-pindah aplikasi secara manual. Melalui sistem antarmuka terbarunya, produsen gadget ini menawarkan efisiensi waktu demi menggaet konsumen yang aktif di media sosial.
“Generasi muda hari ini tidak sekadar berlibur, mereka menciptakan cerita yang layak dibagikan. Oleh karena itu, Galaxy A57 5G mengintegrasikan sistem antarmuka One UI 8.5 yang dibekali fitur Multi Window dan Drag & Drop. Kami ingin kreator muda bisa fokus menikmati momen liburannya dan tetap produktif secara intuitif,” ujar Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 15 Juni 2026.
Solusi Multitasking dan Tren “Digital Scrapbook”
Dalam industri ponsel pintar, optimalisasi sistem antarmuka (user interface) kini menjadi medan pertempuran baru selain adu spesifikasi di atas kertas. Samsung memanfaatkan momentum populernya format konten carousel scrapbook digital di media sosial dengan mengandalkan integrasi fitur bawaan tanpa aplikasi pihak ketiga.
Dua fitur utama yang ditawarkan untuk mendukung produktivitas konten tersebut antara lain:
- Multi Window: Fitur yang memungkinkan pengguna membagi layar menjadi dua (split-screen) untuk mengaktifkan dua aplikasi sekaligus secara bersamaan. Kreator konten dapat membuka aplikasi kamera atau galeri di satu sisi layar, sembari membaca naskah vlog atau menyusun draf di aplikasi catatan pada sisi layar lainnya.
- Drag & Drop Seamless: Dipadukan dengan teknologi Image Clipper, fitur ini memungkinkan pengguna menekan objek foto di galeri untuk memisahkannya dari latar belakang secara otomatis, lalu langsung menggeser (drag) objek tersebut ke aplikasi Samsung Notes dalam sekali gerakan jari.
Catatan perjalanan estetik yang telah disusun di Samsung Notes tersebut selanjutnya dapat diekspor langsung ke dalam format berkas gambar (Image File) dan siap diunggah ke platform digital konsumen.
Sokongan Chipset Baru dan Visibilitas Layar Outdoor
Untuk menopang beban kerja pemrosesan gambar instan dan aktivitas multitasking yang intensif, Samsung membenamkan dapur pacu berupa prosesor Exynos 1680. Komponen chipset ini diklaim dirancang untuk memberikan performa operasional yang lebih kencang, responsif, namun tetap hemat daya demi mendukung mobilitas harian pengguna.
Baca Juga: Bidik Gen Z Menjelang Libur Sekolah, Samsung Rilis Galaxy A57 5G Berteknologi AI
Di sektor visual, penataan konten dan penyuntingan media didukung oleh layar seluas 6,7 inci berteknologi FHD+ Super AMOLED+. Layar ini memiliki laju penyegaran adaptif (refresh rate) hingga 120Hz untuk pergerakan grafis yang mulus.
Selain itu, guna memastikan kenyamanan penggunaan di luar ruangan seperti kafe terbuka atau destinasi wisata alam, Samsung menyematkan teknologi Vision Booster. Teknologi tersebut mampu mendongkrak tingkat kecerahan layar puncak (peak brightness) hingga 1.900 nits, sehingga konten visual tetap terlihat tajam dan akurat meski berada di bawah terik matahari langsung.
Varian Produk dan Stimulus Pasar
Samsung Galaxy A57 5G dipasarkan di Indonesia dengan membawa tiga opsi kapasitas ruang penyimpanan (storage), yaitu varian RAM 8/128GB, 8/256GB, dan tipe tertinggi 12/256GB. Dari sisi estetika produk, gawai ini menawarkan empat varian warna, meliputi Awesome Gray, Awesome Navy, Awesome Icy Blue, dan Awesome Lilac.
Menutup kuartal kedua tahun 2026, Samsung menggelar program penetrasi pasar yang cukup agresif untuk memicu daya beli. Sepanjang periode promo yang berlangsung hingga 17 Juni 2026, perusahaan menyediakan stimulus ekonomi berupa cashback, jaminan harga tukar tambah (trade-in) untuk gawai lama, serta skema pembiayaan tanpa uang muka dan bebas biaya administrasi melalui kanal resmi Samsung Store maupun situs daring. (*)





