
Tangsel, businessreview.id – Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Apartemen Brooklyn Alam Sutera mencatatkan tingkat kepuasan layanan konsumen yang impresif. Dalam Rapat Umum Tahunan Anggota (RUTA) yang digelar pertengahan Mei lalu, hampir 100 persen penghuni dan pemilik unit menyatakan puas terhadap tata kelola fasilitas, infrastruktur, hingga layanan purnajual di hunian vertikal tersebut.
Apartemen Brooklyn Alam Sutera merupakan proyek mixed-use (apartemen, perkantoran, dan SOHO) milik emiten properti PT Perintis Triniti Properti Tbk atau Triniti Land (IDX: TRIN) yang dibangun berkolaborasi dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Proyek yang mulai dikembangkan sejak 2013 dan rampung pada 2016 ini dinilai berhasil menjaga performa operasionalnya lewat tata kelola yang profesional.
Ketua P3SRS Apartemen Brooklyn, Johanes L. Andayaprana, menegaskan bahwa pengelolaan hunian vertikal saat ini dituntut untuk melampaui sekadar perawatan fisik gedung. Pengelola harus mampu mengamankan nilai investasi aset para pemilik unit melalui kebijakan yang transparan.
“Kami memahami bahwa pengelolaan apartemen bukan hanya sekadar menjaga operasional gedung, tetapi juga menjaga kepercayaan seluruh pemilik dan penghuni,” ujar Johanes dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Jakarta.
Sinergi Manajemen Profesional dan Dampak Investasi
Dalam tiga tahun terakhir, P3SRS Brooklyn menggandeng perusahaan manajemen properti profesional, Able & Trust, untuk mengeksekusi operasional harian. Langkah ini diambil guna memastikan standardisasi perawatan infrastruktur berjalan secara akuntabel.
Konsultan Property Management Apartemen Brooklyn, Setianto Endropranoto, menyebutkan bahwa independensi dan komunikasi yang sehat antar-pemangku kepentingan menjadi pilar utama keberhasilan operasional properti.
“Ketika penghuni, pemilik, P3SRS, dan manajemen properti dapat berjalan bersama dengan komunikasi yang sehat dan tujuan yang sama, maka lingkungan hunian yang berkualitas akan tercipta dengan sendirinya,” kata Setianto.
Dari perspektif bisnis properti, manajemen hunian vertikal yang solid secara langsung berdampak positif pada yield (keuntungan sewa) dan capital gain (kenaikan harga) unit apartemen besutan TRIN tersebut di pasar sekunder.
Jadi Model Studi Banding Pemerintah Daerah
Efektivitas tata kelola di Apartemen Brooklyn kini mulai menarik perhatian regulator daerah. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bandung resmi menjadikan P3SRS dan sistem manajemen properti di Brooklyn sebagai salah satu proyek percontohan (benchmarking) nasional.
Model sinergi tiga pihak yang diterapkan di Brooklyn dinilai ideal untuk diadopsi oleh pengelola rusunami maupun apartemen lain di Indonesia guna meredam potensi konflik horizontal yang kerap terjadi antara penghuni dan pengembang. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dengan slogan “Aman, Nyaman, Guyub” mampu menjadi instrumen mitigasi risiko operasional yang efektif dalam industri real estat. (*)




