Jadi Mitra AI & IoT Resmi Pertama Intel di Indonesia, Alfabeta Dongkrak Efisiensi Komputasi 50 Persen

Jadi Mitra AI & IoT Resmi Pertama Intel di Indonesia, Alfabeta Dongkrak Efisiensi Komputasi 50 Persen
Jadi Mitra AI & IoT Resmi Pertama Intel di Indonesia, Alfabeta Dongkrak Efisiensi Komputasi 50 Persen

Businessreview.id, Jakarta – Perusahaan teknologi lokal yang berfokus pada solusi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Alfabeta, resmi menyandang status sebagai perusahaan AI & IoT Solution Partner resmi pertama Intel di Indonesia. Pencapaian strategis ini menjadi sorotan dalam gelaran Intel Workshop yang diselenggarakan bersama PT Astra International Tbk.

Kemitraan ini mengemuka di tengah momentum percepatan adopsi AI di sektor industri nasional. Melalui kolaborasi tersebut, integrasi infrastruktur teknologi dinilai menjadi kunci utama untuk mengubah tumpukan data mentah korporasi menjadi keputusan bisnis yang presisi.

“Banyak perusahaan sudah memiliki data, namun belum semuanya mampu mengubah data tersebut menjadi keputusan yang lebih cepat dan akurat. Di sinilah AI mulai memainkan peran penting,” ujar Chief Technology Officer (CTO) Alfabeta, Yuri Ardila, dalam siaran persnya, Jakarta.

Efisiensi Komputasi 50 Persen dan Rekam Jejak Global

Status kemitraan resmi ini ditopang oleh rekam jejak Alfabeta yang panjang dalam ekosistem Intel. Alfabeta tercatat sebagai perusahaan pertama di kawasan Asia Tenggara yang berhasil memperoleh pendanaan global dari raksasa semikonduktor tersebut melalui program Pandemic Response Technology Initiative (PRTI).

Hingga saat ini, perusahaan telah mengimplementasikan lebih dari 1.500 unit Intel NUC di berbagai wilayah di Indonesia. Perangkat keras tersebut difungsikan untuk menyokong operasional solusi Computer Vision berbasis Edge AI.

Dari sisi performa infrastruktur, pemanfaatan teknologi Intel C++ Intrinsics (AVX2 dan AMX) terbukti memberikan lompatan performa yang signifikan untuk skala enterprise. Optimalisasi arsitektur komputasi ini tercatat mampu mendongkrak efisiensi pemrosesan data hingga 50 persen dibandingkan dengan infrastruktur konvensional sebelumnya.

Baca Juga: Sambut HUT Jakarta, Mercure Sabang Gelar Kompetisi Abang None Cilik dan Kuliner Betawi

Otomatisasi Operasional di Ratusan Proyek Industri

Menggunakan teknologi Intel sebagai fondasi performa, Alfabeta mengembangkan rangkaian solusi berbasis Computer Vision guna membantu pelaku industri melakukan otomatisasi operasional secara real-time. Beberapa lini solusi digital yang dikembangkan meliputi:

  • License Plate Recognition (LPR) untuk sistem pengenalan pelat nomor kendaraan otomatis.
  • Face Recognition dan Visitor Management System untuk manajemen keamanan serta integrasi pengunjung.
  • Passenger Counting serta People Counting untuk analisis kepadatan massa di sektor transportasi dan area komersial.

Hingga kuartal kedua 2026, teknologi ini telah dipercaya oleh lebih dari 100 klien dengan portofolio mencakup lebih dari 50 proyek implementasi selama satu dekade terakhir. Sektor yang digarap tersebar mulai dari transportasi umum, kawasan komersial, gedung perkantoran, hingga sistem pengelolaan parkir modern.

Dengan sokongan ekosistem global, Indonesia diproyeksikan memiliki peluang besar untuk memimpin pertumbuhan implementasi AI tercepat di Asia Tenggara melalui kolaborasi erat antara industri teknologi, pelaku usaha, dan sektor strategis nasional. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here