
Jakarta, Businessreview.id — Epson Asia Tenggara resmi membuka pendaftaran The 17th Epson International Pano Awards 2026, kompetisi fotografi panorama internasional yang menjadi salah satu ajang paling bergengsi bagi fotografer panorama di dunia.
Kompetisi yang telah berlangsung sejak 2010 tersebut kembali menghadirkan panggung bagi fotografer profesional maupun amatir untuk menampilkan karya panorama dari berbagai sudut dunia, mulai dari lanskap alam, lingkungan perkotaan, hingga eksplorasi visual berbasis teknologi udara.
Tahun ini, Epson juga memperkenalkan kategori baru bertajuk Aerial untuk kategori Terbuka dan Amatir, sebagai respons terhadap berkembangnya penggunaan drone dan fotografi udara dalam karya panorama modern.
Asia Tenggara Mulai Menonjol di Panggung Global
Dalam beberapa tahun terakhir, partisipasi fotografer dari Asia, khususnya Asia Tenggara, terus meningkat di ajang tersebut.
Pada edisi 2025, fotografer asal Singapura William Chua meraih gelar Southeast Asia Open Photographer of the Year melalui karya “Wildebeest” yang menangkap momen migrasi besar di Kenya. Sementara fotografer Vietnam, Cao Thi Ngoc Diem, menjadi finalis lewat karya “Silk of the Sea” yang menampilkan aktivitas pencucian kain sutra di Phu Yen, Vietnam.
Kehadiran karya-karya tersebut memperlihatkan bagaimana fotografer Asia Tenggara mulai mendapatkan ruang lebih besar dalam percakapan fotografi panorama internasional.
Hadiah Lebih dari US$50.000
The Epson International Pano Awards 2026 menyediakan total hadiah lebih dari 50.000 dolar Amerika Serikat, termasuk hadiah tunai dan produk.
Selain kategori Aerial, kompetisi ini juga menghadirkan kategori Alam dan Lanskap, Lingkungan Buatan dan Arsitektur, serta VR/360.
Kurator kompetisi, David Evans, mengatakan fotografer yang mengirimkan lima karya atau lebih pada periode awal akan mendapatkan potongan biaya pendaftaran serta kesempatan memperoleh hadiah tambahan.
Fotografi Panorama Dinilai Makin Relevan
Direktur Regional Produk Komersial & Industri Inkjet Epson Asia Tenggara, Hattori Tai, menilai komunitas fotografi di Asia Tenggara menjadi salah satu yang paling dinamis saat ini.
Menurut dia, karya panorama memberikan ruang bagi fotografer untuk menunjukkan perubahan lanskap kota, budaya, hingga kawasan pesisir secara lebih luas dan imersif.
“The Epson International Pano Awards memberi kesempatan bagi fotografer kawasan ini untuk tampil di platform global,” ujarnya.
Pendaftaran Dibuka Hingga Juli 2026
Pendaftaran kompetisi dibuka hingga 13 Juli 2026, sementara periode penyerahan awal berlangsung sampai 22 Juni 2026.
Kompetisi terbuka bagi fotografer profesional maupun amatir dari seluruh dunia dengan syarat karya memiliki format panorama dengan rasio minimal 2:1, baik dalam orientasi horizontal maupun vertikal. (*)




