Businessreview.id — Lebih dari tiga dekade berdiri, Ikatan Alumni Al-Khairiyah Karangtengah (IKAMAH) terus meneguhkan diri sebagai wadah silaturahmi dan kolaborasi para alumni pesantren dan madrasah Al-Khairiyah Karangtengah, Kota Cilegon, Banten. Organisasi ini menaungi para lulusan dari Pesantren Nurul Qomar, kini dikenal sebagai Pesantren Banu al-Qomar, serta alumni Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) Al-Khairiyah Karangtengah.
IKAMAH lahir pada tahun 1992, bertepatan dengan kelulusan angkatan pertama MA Al-Khairiyah Karangtengah. Kala itu, organisasi ini dipimpin oleh Ustadz Ridwan, S.Ag, yang kini bertugas di Kementerian Agama Kota Cilegon. Sejak itu, organisasi ini tumbuh menjadi jembatan yang menyatukan ribuan alumni lintas generasi dan profesi.
Tumbuh Bersama Alumni dan Waktu
Memasuki usia ke-33 tahun, IKAMAH kini dipimpin dengan sistem presidium yang terdiri dari lima orang. Adapun koordinator presidiumnya saat ini adalah Dr. Nurdin Sibaweh, M.Si, akademisi sekaligus intelektual muda kelahiran Cilegon yang kini tinggal di Tangerang Selatan.

Nurdin merupakan alumnus MTs dan MA Al-Khairiyah Karangtengah, serta santri dari Pesantren Nurul Qomar di bawah asuhan KH Hasbullah Qomar. Ia menempuh pendidikan tinggi di UIN Bandung, Universitas Indonesia, dan Universitas Sahid Jakarta, dan kini aktif sebagai Tenaga Ahli Komisi X DPR RI.
Di bawah kepemimpinan baru ini, IKAMAH memperkirakan telah memiliki lebih dari 3.000 anggota, meski data resmi masih terus diperbarui. “Pendataan alumni akan menjadi fokus kami tahun ini. Basis data yang solid akan memudahkan kolaborasi dan mempererat jejaring antarlulusan,” ujar Nurdin.
Berintegritas dan Berkontribusi
IKAMAH memiliki visi menjadi organisasi alumni yang berintegritas serta diakui peran dan kontribusinya oleh masyarakat dan pemerintah.
Empat misi utama menjadi panduan gerak:
- Membangun jejaring alumni,
- Mengembangkan potensi sumber daya alumni,
- Berkontribusi bagi almamater,
- Mengambil peran strategis dalam masyarakat.
Sejalan dengan visi tersebut, kepengurusan baru IKAMAH telah melaksanakan pelantikan dan rapat kerja (raker) pada 25 Oktober 2025. Salah satu agenda jangka pendek adalah mendaftarkan IKAMAH ke Kesbangpol Kota Cilegon sebagai organisasi resmi.


Selain itu, program beasiswa bagi alumni MA Karangtengah yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi tengah dirancang untuk direalisasikan tahun depan.
Baca Juga: Wamenag Dorong Penguatan Pesantren di Pelantikan Pengurus IKAMAH
Menyiapkan Generasi Berilmu dan Berdaya
Rencana ke depan, IKAMAH akan menggelar diskusi rutin bulanan mulai Januari 2026. Topik yang dibahas tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga membahas kitab-kitab klasik dan literatur kontemporer, agar menjadi ruang belajar yang dinamis bagi para alumni lintas profesi.



“Harapan kami sederhana: agar seluruh alumni memiliki jaringan yang kuat, potensi yang berkembang, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Nurdin.
Dengan semangat keal-Khairiyahan, IKAMAH ingin melahirkan generasi Banten yang berilmu, berkarakter, dan berdaya saing, sambil terus menjaga akar spiritual dan intelektual pesantren yang menjadi fondasinya. (*)





