Film “Pengin Hijrah” Hadir 30 Oktober, Perpaduan Latar Indonesia–Uzbekistan Sajikan Kisah Spiritual dan Visual Megah

Film “Pengin Hijrah” Hadir 30 Oktober, Perpaduan Latar Indonesia–Uzbekistan Sajikan Kisah Spiritual dan Visual Megah
Film “Pengin Hijrah” Hadir 30 Oktober, Perpaduan Latar Indonesia–Uzbekistan Sajikan Kisah Spiritual dan Visual Megah

Jakarta, businessreview.id – Film drama religi “Pengin Hijrah” siap tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 30 Oktober 2025. Karya terbaru sutradara Jastis Arimba ini mengangkat kisah spiritual yang berpadu dengan kekayaan budaya dua negara: Indonesia dan Uzbekistan.

Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama ini menyoroti perjalanan Alina (diperankan oleh Steffi Zamora) dan Omar (Endy Arfian), dua tokoh muda yang mencari makna hijrah dalam konteks modern.

Produser Rendy Gunawan, saat ditemui dalam gala perdana film di Jakarta, Jumat lalu, mengatakan proses produksi berlangsung di beberapa lokasi eksotis Indonesia seperti Belitung dan Bogor, serta di kota-kota bersejarah Uzbekistan seperti Bukhara dan Tashkent.

“Selain membawa pesan spiritual, kami ingin penonton juga merasakan pengalaman lintas budaya melalui sinematografi yang kuat. Visual-visual Uzbekistan yang historis memberi warna tersendiri dalam cerita,” ujar Rendy saat acara berlangsung, (17/10/2025).

Film ini semakin menarik dengan keterlibatan figur publik dari Uzbekistan. Salah satunya Temur Mirzaev, yang memerankan tokoh Ayah Omar. Temur bukan hanya aktor, tapi juga penasihat Menteri Pariwisata dan Olahraga Uzbekistan, dikenal aktif mempromosikan wisata religi ke makam Imam Bukhari, yang turut menjadi lokasi syuting film ini.

Selain itu, aktris senior Uzbekistan Adolat Kimsanova ikut berperan sebagai Halima, nenek Omar. Adolat merupakan nama besar di dunia teater dan film Uzbekistan, yang kini ikut memperkaya dimensi emosional film ini.

Daftar pemain juga diperkuat oleh Daffa Wardhana, Karina Suwandi, Nadzira Shafa, dan Donny Alamsyah, menjadikan “Pengin Hijrah” sebagai kolaborasi lintas generasi dan lintas negara.

Menurut Rendy, film ini bukan hanya menghadirkan cerita tentang perjalanan batin, tapi juga menggambarkan perjuangan generasi muda untuk menemukan jati diri dan kedamaian spiritual di tengah dunia modern.

Baca Juga: Ferizy Tembus 3,23 Juta Pengguna, ASDP Percepat Digitalisasi Tiket 100% Secara Nasional

“Kami berharap ‘Pengin Hijrah’ bisa memberi inspirasi bagi penonton muda untuk terus berproses, tanpa kehilangan akar budaya dan nilai keimanan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here