Jakarta, businessreview.id – Peningkatan aktivitas belanja bahan makanan selama Ramadan membuat pengelolaan stok dapur menjadi tantangan bagi banyak keluarga, khususnya di kawasan urban seperti Jakarta. Volume bahan makanan yang lebih banyak sering kali menyebabkan bahan tersimpan terlalu lama, sulit dipantau, hingga berujung pada pemborosan makanan (food waste).
Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung Electronics melalui Samsung Electronics Indonesia menghadirkan lini Kulkas Bespoke AI yang dilengkapi teknologi Family Hub™ dan SpaceMax™ untuk membantu keluarga mengelola penyimpanan makanan secara lebih efisien selama bulan Ramadan.
Dalam acara “Beranda: Siap Lebih Awal Menyambut Ramadan”, Refrigerator Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, Risa Rismayanti, mengatakan bahwa inovasi teknologi kulkas kini tidak hanya berfungsi sebagai pendingin, tetapi juga menjadi pusat manajemen makanan di rumah.
“Melalui jajaran lini Kulkas Bespoke AI dari Samsung Electronics Indonesia, kami menghadirkan solusi dapur cerdas yang membantu keluarga merencanakan belanja lebih akurat, memantau stok dan masa simpan bahan makanan, serta mengurangi food waste agar pengeluaran lebih terkontrol,” ujar Risa.
Ia menambahkan, kulkas Bespoke AI memiliki kapasitas besar hingga 681 liter berkat teknologi SpaceMax™, serta didukung AI Energy Mode yang membantu mengoptimalkan konsumsi listrik rumah tangga.
Teknologi Penyimpanan untuk Gaya Hidup Rumah Modern
Ramadan identik dengan peningkatan aktivitas memasak dan penyimpanan bahan makanan. Teknologi SpaceMax™ memungkinkan kapasitas internal lebih luas tanpa menambah ukuran luar kulkas, sehingga tetap cocok untuk hunian modern dengan dapur minimalis.
Selain itu, teknologi All Around Cooling memastikan distribusi udara dingin merata pada setiap rak untuk menjaga kesegaran bahan lebih lama.
Fitur Family Hub juga memungkinkan pengguna memantau isi kulkas melalui smartphone melalui integrasi aplikasi SmartThings Food dan View Inside. Dengan fitur ini, pengguna dapat mengecek stok bahan secara real-time saat berbelanja sehingga lebih efisien dan terorganisir.
Tips Persiapan Menu Ramadan Lebih Praktis
Dalam kesempatan yang sama, Chef Jesselyn Lauwreen, pemenang MasterChef Indonesia Season 8, membagikan tips menyiapkan menu Ramadan yang praktis dan tahan lama disimpan, seperti nugget homemade.
Menurut Jesselyn, persiapan bahan sejak awal dapat membantu aktivitas memasak menjadi lebih efisien sekaligus menjaga kualitas makanan.
Smart Recipe dan AI Energy Mode Bantu Efisiensi Dapur
Kulkas Bespoke AI juga dilengkapi fitur Smart Recipe yang mampu merekomendasikan menu berdasarkan bahan yang tersedia di dalam kulkas. Fitur ini dinilai membantu keluarga menentukan menu harian tanpa harus membeli bahan tambahan yang tidak diperlukan.
Di sisi lain, AI Energy Mode memungkinkan pengguna memantau konsumsi listrik secara real-time melalui aplikasi SmartThings Energy. Teknologi ini menyesuaikan kinerja kompresor berdasarkan pola penggunaan untuk menjaga efisiensi energi selama Ramadan, ketika konsumsi listrik rumah tangga biasanya meningkat.
Fitur Auto Open Door turut melengkapi pengalaman penggunaan yang lebih praktis, terutama saat aktivitas memasak sedang padat. Pintu kulkas dapat terbuka otomatis melalui sentuhan ringan atau perintah suara.
Dukung Pengelolaan Rumah Tangga Lebih Efisien
Dengan integrasi teknologi AI dan konektivitas digital, kulkas Bespoke AI dirancang untuk mendukung gaya hidup keluarga modern yang membutuhkan efisiensi waktu, energi, dan pengelolaan bahan makanan yang lebih baik.
Samsung menilai inovasi perangkat rumah tangga berbasis kecerdasan buatan akan semakin menjadi bagian penting dalam menciptakan dapur yang lebih terorganisir dan berkelanjutan, terutama pada periode dengan intensitas konsumsi tinggi seperti Ramadan. (*)





