
Jakarta, businessreview.id – PT Taspen Properti Indonesia (TASPRO), anak usaha PT Taspen (Persero), memperluas langkah bisnisnya dengan masuk ke pasar hunian sewa berkonsep co-living. Perusahaan properti ini resmi menggandeng Cove, startup proptech yang fokus pada pengelolaan hunian fleksibel, untuk menghadirkan Cove Aspena Residence di kawasan Batuceper, Tangerang.
Direktur Utama TASPRO, Cecilia Kristywulan, menyebut kolaborasi ini sejalan dengan tren hunian yang semakin mengutamakan fleksibilitas. “Kami melihat pertumbuhan signifikan co-living di Indonesia. Konsep ini relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang mencari kenyamanan, gaya hidup, dan fleksibilitas sewa. Karena itu, kami yakin Cove Aspena Residence akan menjadi pilihan hunian yang sesuai zaman,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, Cove mengelola 60 kamar apartemen di Aspena Residence. Unit-unit tersebut dilengkapi layanan all-inclusive dan fasilitas komunal seperti dapur bersama, lounge, kolam renang, playground, hingga function room untuk pertemuan atau acara komunitas.
Baca Juga: Sinergi Atlet Muda dan Produk Lokal Antarkan Atlet Polygon Dominasi Podium Kejurnas 2025
Country Director of Investment Cove, Rizky Kusumo, mengatakan kehadiran co-living memberi nilai tambah pada properti apartemen. “Dengan fleksibilitas sewa, unit yang sudah berperabot, dan layanan lengkap, apartemen tidak hanya menjadi hunian, tapi juga akomodasi multifungsi. Cove Aspena Residence bisa dipakai untuk tinggal bulanan maupun harian, layaknya hotel,” katanya.
Aspena Residence pada awalnya dirancang TASPRO untuk menyediakan hunian terjangkau bagi ASN. Namun, lewat subproduk Cove Aspena Residence, pasar diperluas ke segmen profesional muda dan pasangan yang membutuhkan hunian praktis di lokasi strategis. Kedekatan dengan Bandara Soekarno-Hatta juga menjadikannya opsi akomodasi jangka pendek untuk pelaku bisnis maupun wisatawan.
Dengan langkah ini, TASPRO tak hanya memperluas jangkauan konsumen, tapi juga menegaskan komitmennya memaksimalkan aset properti melalui model bisnis yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masa kini. (*)




