Properti di Gading Serpong Diburu, Grand Boulevard Aniva Ludes Lima Tahap Sebelum Rilis

Sales Agen dan in-House berpose setelah diberikan bonus Jalan-jalan ke UK karena berhasil menjual unit pada lima tahap sekaligus di Grand Boulevard Aniva Studio Loft ludes yang belum di rilis secara resmi. (Gading Serpong/15/08/2025)

Tangerang, businessreview.id – Kawasan Aniva di Gading Serpong kian menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat komersial paling prospektif di Tangerang. Setelah sukses menghidupkan Aniva Junction dan Aniva Grande sebagai destinasi kuliner dan gaya hidup, Paramount Land kembali mencatat penjualan gemilang lewat Grand Boulevard Aniva tipe Studio Loft.

Tanpa perlu menunggu peluncuran resmi, produk ini ludes dalam lima tahap sekaligus selama periode pra-NUP, 18 Juli–14 Agustus 2025. Jumlah peminat bahkan melampaui ketersediaan unit (over-subscribed).

Melihat tingginya minat pasar, Paramount Land membuka penjualan tahap keenam dalam jumlah terbatas, bertepatan dengan acara peluncuran di Ballroom Atria Hotel, Gading Serpong, Jumat, 15 Agustus 2025.

“Antusiasme tinggi ini membuktikan properti komersial masih menjadi incaran utama investor dan pelaku usaha, bahkan di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan,” kata Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Chrissandy Dave dalam press converce-nya di Atria Hotel Serpong, (15/08/2025).

Ia menilai kepercayaan publik juga dipengaruhi konsistensi Paramount Land membangun ekosistem bisnis jangka panjang.

Paramount Land selama ini dikenal mengembangkan kawasan komersial dengan tingkat hunian tinggi di Gading Serpong Selatan, seperti Pisa Grande, Sorrento, Maggiore, Manhattan District, Hampton Square, hingga kawasan Aniva. Perusahaan aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta untuk membangun infrastruktur kota, membuka akses jalan baru, dan merancang sistem lalu lintas demi menunjang pertumbuhan bisnis.

Baca juga: Hasilkan Produk Bahan Bangunan Rendah Karbon, Solusi Bangun Indonesia Akselerasi Transisi Industri dan Ekonomi Hijau

Associate Director Sales & Marketing Paramount Land, Ferry John, menyebut Aniva kini menjadi magnet bisnis dan kuliner di jantung Gading Serpong.

“Kawasan ini strategis, dikelilingi lebih dari 30 klaster terhuni, dengan aksesibilitas prima dan visibilitas tinggi,” ujarnya. Grand Boulevard Aniva Studio Loft, lanjutnya, berada di gerbang utama koridor Aniva, terhubung dengan Pasadena Central District, dan berada di jalur penghubung Gading Serpong–BSD.

Dari sisi desain, Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu, menjelaskan bangunan memiliki fasad modern monokrom dengan tiga lantai double façade. Beberapa unit dilengkapi mezzanine dan lift. Ukuran bervariasi dari lebar 5 hingga 10 meter dengan panjang 6–18 meter. Tersedia area parkir luas tanpa boomgate dan pedestrian walk yang ramah pejalan kaki.

Grand Boulevard Aniva Studio Loft dibanderol mulai Rp6,9 miliar dengan skema pembayaran beragam. Setiap unit dilengkapi AC di setiap lantai, CCTV, dan bebas IPKL selama satu tahun.

Kini, Gading Serpong telah berkembang menjadi simpul ekonomi Tangerang Raya hingga Jabodetabek, dengan 120 ribu penduduk, 40 klaster terhuni, lalu lintas 15 ribu kendaraan per jam, dan tingkat okupansi ruko yang terus meningkat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here